Listrik memiliki peran penting bagi kehidupan manusia. Kebutuhan listrik paling besar adalah sektor industri dimana menggunakan lebih dari 32% konsumsi listrik di Indonesia. Industri tidak sepenuhnya memakai pasokan listrik dari PLN, tetapi mereka juga menggunakan pembangkit listrik sendiri untuk mencegah jika terjadi pemadaman. Salah satu pembangkit listrik yang digunakan industri adalah Gas Turbine Generator (GTG). Pada unit utilitas industri pupuk menggunakan sistem pembangkit steam untuk menggerakan generator dengan bahan bakar gas. Sedangkan, pada siklus pembangkit steam pada unit utilitas industri pupuk permasalahannya yaitu tidak mampu meningkatkan performa siklus pembangkit steam tanpa mengubah laju alir sirkulasi, tekanan sistem, dan temperatur sistem. Dengan kondisi tersebut dibutuhkan sebuah solusi agar performa yang dihasilkan menjadi lebih optimal. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi performa siklus pembangkit steam ketika menggunakan heater atau tanpa menggunakan heater untuk menentukan performa siklus pembangkit steam yang optimal dengan analisa kinerja menggunakan siklus Rankine tanpa mengubah parameter proses. Sehingga dari hasil perhitungan dan analisis data didapatkan bahwa siklus pembangkit steam menggunakan heater menghasilkan daya keluaran dari turbin yang lebih besar yaitu 513,13 kJ/kg. Jika dibandingkan dengan tanpa penambahan heater dengan keluaran daya dari turbin sebesar 462 kJ/kg, maka dengan penambahan heater lebih optimal.
Copyrights © 2025