Meningkatnya angka kecelakaan berkendara disebabkan salah satunya karena ketidakamanan para pengendara dalam membawa kendaraan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku safety riding di SMK Al-Makmur Kota Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sebanyak 67 responden diperoleh dengan menggunakan Teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Hasil penelitian didapatkan 36 (53,7%) responden memiliki perilaku tidak aman. Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara sikap (p-value = 0,012), kepemilikan SIM (p-value = 0,000) dengan perilaku safety riding dan tidak ada hubungan antara pengetahuan (p-value 0,089), pengalaman berkendara (p-value = (0,229), usia (p-value = 0,127), dan jenis kelamin dengan perilaku safety riding (p-value = 1,000). Kesimpulannya lebih dari setengah responden tidak memiliki perilaku safety riding saat berkendara. Sikap dan kepemilikan SIM menjadi faktor risiko safety riding pada remaja. Saran membuat aturan dalam hal membawa kendaraan sepeda motor ke lingkungan sekolah seperti kelengkapan surat izin mengemudi dan kelengkapan standar keselamatan berkendara seperti helm untuk mencegah risiko kecelakaan lalu lintas.
Copyrights © 2025