Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah 3 orang yaitu 1 orang Kaurident, 1 orang Kanit I Pidum dan 1 orang anggota Satreskrim Polres Magelang. Model analisis kualitatif yang terkenal adalah model Miles and Hubberman (1992:424) yang meliputi reduksi data, sajian deskriptif, penyimpulan dari hasil yg disajikan. Hasilnya Kinerja Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Magelang belum optimal dikarenakan dari data 3 tahun terakhir masih terdapat tungkakan kasus yang belum terselesaikan, kemudia kurangnya anggaran yang mendukung kegiatan operasional Polri, masih ada penyidik yang belum mengikuti pelatihan penyidik pembantu dan kurangnya kompetensi dalam bidang IT, sarana dan prasarana yang sangat minim dan Kurangnya kesadaran dari masyarakat apabila melihat terjadi kasus pencurian disertai dengan kekerasan yang dilihat langsung di TKP, masyarakat tidak langsung melapor kepada pihak Kepolisan Polsek Magelang. Upaya peningkatan kinerja personel di Unit I Sat Reskrim Polres Magelang khususnya di bagian Penyidikan, adalah mengintensifkan kegiatan bimbingan dan pengarahan dari pimpinan, meningkatkan kegiatan pelatihan dan Pengembangan Anggota, meningkatkan pendisiplinan terhadap aturan untuk mencapai efisiensi dan efektifitas organisasi yang tinggi dan memberikan penghargaan atas jasa atau kesetiaan dan prestasi anggota serta meningkatkan peran serta masyarakat.
Copyrights © 2023