Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) pada peserta didik Taman Kanak-Kanak (TK) dan dampaknya terhadap perkembangan kognitif serta keterampilan sosial mereka. PBL merupakan pendekatan yang menempatkan siswa pada situasi masalah yang relevan, mendorong mereka untuk mencari solusi melalui investigasi dan kolaborasi. Sampel penelitian ini melibatkan 20 peserta didik TK A & B di sebuah sekolah di wilayah Surakarta tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan penilaian unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL pada peserta didik TK secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kreativitas. Anak-anak tampak lebih antusias dan aktif dalam proses pembelajaran, yang berdampak positif pada peningkatan pemahaman konsep. Selain itu, PBL juga efektif dalam mengembangkan keterampilan sosial seperti komunikasi, kolaborasi, dan rasa empati. Meskipun demikian, tantangan utama yang dihadapi adalah merancang masalah yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak usia dini dan peran guru sebagai fasilitator yang efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PBL memiliki potensi besar sebagai model pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, namun memerlukan penyesuaian yang cermat dalam implementasinya.
Copyrights © 2025