Tradisi Galengan di Desa Karangmalang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, merupakan inisiatif pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal yang mengangkat galengan (pematang sawah) sebagai simbol keseimbangan manusia dan alam. Program ini dilaksanakan melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan kolaborasi mahasiswa KKN, masyarakat, dan pemangku kepentingan lokal. Kegiatan dirancang untuk memadukan pelestarian budaya, penguatan identitas lokal, dan pemberdayaan ekonomi melalui atraksi budaya, seperti parade berjalan di atas galengan sambil membawa hasil bumi. Hasil pelaksanaan menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat, keberhasilan promosi nilai-nilai lokal, serta munculnya gagasan strategis pemanfaatan galengan sebagai jogging track ramah lingkungan. Inisiatif ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 11, yang menekankan penciptaan ruang publik inklusif, aman, dan berkelanjutan. Tradisi Galengan membuktikan bahwa sinergi budaya, lingkungan, dan partisipasi komunitas dapat menjadi model pengembangan desa wisata yang berkelanjutan dan berdampak positif secara sosial, ekonomi, dan ekologis.
Copyrights © 2025