Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan, moral, dan sosial, serta konflik dalam novel Totto-chan: Gadis Kecil di Jendela karya Tetsuko Kuroyanagi. Novel ini merupakan karya semi-autobiografi yang menggambarkan pengalaman masa kecil penulis di Tomoe Gakuen, sebuah sekolah alternatif yang dipimpin oleh Sosaku Kobayashi. Penelitian ini menggunakan studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif berdasarkan studi-studi sebelumnya. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa novel ini mengandung nilai-nilai religius, moral, sosial, dan artistik; menggambarkan konflik eksternal yang disebabkan oleh hiperaktivitas tokoh utama; dan menyoroti pentingnya pendidikan humanistik yang menghargai kebebasan dan keunikan anak. Novel ini relevan sebagai media pendidikan karakter di sekolah-sekolah Indonesia.
Copyrights © 2025