Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan ejaan dalam penggunaan bahasa Indonesia pada media sosial Twitter (X), dengan fokus pada unggahan menfess mahasiswa di akun @yupienfess Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena maraknya kesalahan penulisan pada media sosial yang dilakukan oleh mahasiswa, mulai dari penggunaan huruf kapital yang tidak tepat, kesalahan tanda baca, hingga penulisan kata yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Kesalahan tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh kurangnya pemahaman terhadap kaidah ortografi, tetapi juga oleh faktor sosiolinguistik, seperti keterbatasan karakter, kebutuhan komunikasi singkat, serta budaya informal dalam interaksi di media sosial. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan dokumentasi terhadap 20 unggahan menfess mahasiswa dalam kurun waktu tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang paling dominan terdapat pada penggunaan huruf kapital dan tanda baca, diikuti dengan kesalahan penulisan kata. Faktor linguistik dan sosiolinguistik terbukti berperan besar dalam mendorong terjadinya kesalahan berbahasa. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kesadaran mahasiswa untuk menggunakan bahasa Indonesia sesuai kaidah, meskipun dalam ranah komunikasi digital, agar kualitas komunikasi tetap terjaga dan bahasa Indonesia tidak kehilangan fungsi utamanya sebagai bahasa persatuan.
Copyrights © 2025