Masa remaja merupakan periode penting dalam pertumbuhan dan perkembangan yang ditandai dengan perubahan hormonal yang memengaruhi nafsu makan, metabolisme, dan status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hormon terhadap status gizi remaja, khususnya dalam pola konsumsi makanan saat stres, perubahan nafsu makan pada remaja putri saat menstruasi, serta kondisi tubuh ketika tidak sarapan. Penelitian dilakukan pada 35 siswa SMP Negeri 6 Percut dengan metode survei menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68,57% responden lebih cenderung memilih makanan manis saat stres, sementara 31,43% memilih makanan asin/pedas. Pada remaja putri, 51,43% mengalami peningkatan nafsu makan saat menstruasi, sedangkan 11,43% mengalami penurunan. Selain itu, 90% responden mengaku merasa lemas, tidak bersemangat, dan pusing saat tidak sarapan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa perubahan hormonal, baik akibat stres maupun menstruasi, dapat memengaruhi pola makan dan status gizi remaja. Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan konseling gizi agar remaja mampu menjaga pola makan yang sehat meskipun menghadapi perubahan hormonal.
Copyrights © 2025