Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi pada wanita. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) pada tahun 2020 terdapat sekitar 2,3 juta kasus baru kanker di seluruh dunia. Data Globocan tahun 2020, jumlah kasus baru kanker payudara mencapai 68.858 kasus (16,6%) dari total 396.914 kasus baru kanker di Indonesia. Pencegahan primer merupakan upaya agar tidak terkena kanker payudara dengan mengurangi atau menghilangkan faktor-faktor yang diduga sangat erat kaitannya dengan peningkatan insiden kanker payudara. Periksa Payudara sendiri (SADARI) merupakan langkah awal yang penting dalam deteksi dini kanker payudara dan dapat membantu meningkatkan peluang kesembuhan jika kanker terdeteksi pada tahap awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi karakteristik dan pengetahuan WUS tentang pemeriksaan SADARI di wilayah Kelurahan Cililitan Kecamatan Kramatjati. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2020, sampel pada penelitian ini ada WUS sebanyak 50 responden penelitian ini menggunakan data primer. Dari hasil penelitian didapatkan mayoritas responden berada pada tingkat pendidikan rendah sebesar 92%. Pada kategori pekerjaan mayoritas responden tidak bekerja sebesar 74%. Keterpaparan informasi bahwa mayoritas responden mendapatkan sumber informasi terkait pemeriksaan sadari sebesar 96%. Mayoritas responden memiliki riwayat pernah menyusui bayi sebesar 54%. Dari hasil yang didapat bahwa mayoritas responden berpengetahuan baik tentang pemeriksaan sadari sebesar 48%.
Copyrights © 2024