Masa remaja, terutama pada mahasiswa tingkat akhir, sering kali diwarnai dengan peningkatan stres akibat tekanan akademik yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aromaterapi lavender (Lavandula officinalis) dalam menurunkan tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimental One Group Pretest-Posttest digunakan untuk mengukur derajat stres sebelum dan setelah intervensi aromaterapi. Sebanyak 71 mahasiswa Fakultas Kedokteran yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi menjadi responden dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan dalam tingkat stres, dengan lebih dari 87% subjek mengalami perbaikan yang signifikan, berpindah ke kategori normal setelah intervensi aromaterapi lavender. Penurunan tingkat stres yang signifikan tercatat dengan nilai p < 0,001. Aromaterapi lavender terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan dan meningkatkan kesejahteraan emosional, menawarkan alternatif non-farmakologis yang aman dan mudah diakses. Penelitian ini menyarankan integrasi aromaterapi lavender dalam program kesejahteraan mahasiswa untuk mendukung pengelolaan stres yang lebih efektif di lingkungan akademik.
Copyrights © 2025