Generasi remaja memiliki peran signifikan bagi kemakmuran masjid di masa mendatang. Namun, faktanya di era digital eksistensi remaja dalam memakmurkan masjid masih belum menunjukkan titik maksimal. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Masjid Nurul Muttaqien Desa Tanjungsari Kecamatan Boyolangu Tulungagung. Metode yang digunakan adalah service learning dengan tujuan untuk meningkatkan intensitas keterlibatan serta kesadaran dalam memakmurkan masjid. Pengabdian dilakukan dengan mengadakan focus group discussion (FGD). Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman remaja tentang fungsi masjid yang lebih luas, tidak hanya sebagai tempat ibadah mahdhah tetapi juga pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan umat. Antusiasme peserta tercermin dari partisipasi aktif dalam diskusi serta dorongan untuk terlibat lebih banyak dalam kegiatan masjid. Takmir masjid juga memberikan dukungan positif terhadap program ini dan berharap adanya pembinaan lanjutan yang terstruktur.
Copyrights © 2025