Trauma perineum sudah menjadi hal yang lumrah pada saat proses persalinan terutama pada ibu dengan primipara tetapi tidak jarang juga pada multipara. Pada trauma perineum ini dapat terjadi secara spontan yang disebut dengan laserasi dan episiotomi dengan menggunakan alat yang dilakukan dengan sengaja. Kejadian ruptur perineum dapat dicegah dengan berbagai cara antara lain latihan kegel pada saat hamil, mengatur posisi yang benar saat meneran, yoga prenatal, dan pijat perineum. Pijat perineum adalah tehnik memijat perineum di kala hamil atau beberapa minggu sebelum melahirkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pijat perineum untuk mengurangi risiko terjadinya laserasi perineum pada persalinan. Beberapa data based digunakan sebagai pencariaan secara elektronik antara lain PubMed dan Google Scholar dari tahun 2020 sampai tahun 2025. Keyword yang digunakan adalah pijat perineum, ruptur perineum, persalinan. Berdasarkan hasil analisis 10 jurnal yang didapatkan yaitu ang mengkaji efektivitas pijat perineum terhadap penurunan risiko laserasi atau pecahnya perineum pada persalinan, dapat disimpulkan bahwa pijat perineum secara signifikan efektif dalam mengurangi kejadian dan derajat keparahan robekan perineum
Copyrights © 2025