Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kinerja keuangan PT. Wahana Ottomitra Multiartha, Tbk., khususnya Return on Assets (ROA), dengan mempertimbangkan peran Non-Performing Business Debts (NBD), Cost to Income Ratio (CIR), serta Pendapatan Penalti pada Pelunasan Dipercepat sebagai variabel mediasi. Data penelitian diperoleh dari 73 cabang WOM Finance di Indonesia selama periode 2021–2024, menggunakan data primer yang dicatat secara berkala pada setiap cabang. Analisis dilakukan dengan regresi berganda dan path analysis Baron dan Kenny menggunakan software SPSS 29. Hasil penelitian menunjukkan: (1) NBD tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap ROA; (2) CIR berpengaruh signifikan terhadap ROA; (3) NBD berpengaruh signifikan terhadap pendapatan penalti pelunasan dipercepat; (4) CIR juga berpengaruh signifikan terhadap pendapatan penalti pelunasan dipercepat; (5) pendapatan penalti pelunasan dipercepat memediasi pengaruh NBD terhadap ROA; (6) pendapatan penalti pelunasan dipercepat tidak memediasi pengaruh CIR terhadap ROA; dan (7) pendapatan penalti pelunasan dipercepat berpengaruh signifikan terhadap ROA. Temuan ini memberikan implikasi bagi manajemen WOM Finance dalam memperkuat strategi pengelolaan risiko dan efisiensi guna meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.
Copyrights © 2025