Rheumatoid Arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun kronis yang menyerang sendi dan dapat menyebabkan kecacatan apabila tidak ditangani dengan tepat. Salah satu faktor penting dalam pengelolaan RA adalah kepatuhan pasien dalam minum obat, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat RA di Desa Pulau Rambai. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh penderita RA berusia 45–59 tahun yang berjumlah 51 responden, diambil dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat RA (MMAS-8). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (56,8%) memiliki dukungan keluarga yang baik dan 61,4% responden patuh dalam minum obat. Uji statistik menggunakan Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat (p = 0,010; POR = 5,704). Artinya, responden yang mendapat dukungan keluarga memiliki peluang 5,704kali lebih besar untuk patuh minum obat dibanding yang tidak mendapat dukungan. Kesimpulan dari penelitian ini menyarankan pentingnya peran keluarga dalam mendampingi penderita RA untuk meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan.
Copyrights © 2025