Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring dan kendali infus pasien berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat diakses secara real-time dari ruang sentral perawat. Permasalahan utama dalam sistem infus konvensional adalah keterbatasan pengawasan oleh tenaga medis, yang dapat menyebabkan keterlambatan penanganan jika infus habis atau terjadi gangguan. Sistem yang dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai unit utama, sensor load cell untuk mendeteksi berat cairan infus, dan sensor optocoupler untuk mendeteksi kecepatan tetesan. Data dikirim ke aplikasi Blynk dan Telegram untuk memberikan notifikasi otomatis kepada perawat. Selain itu, motor servo digunakan untuk mengatur kecepatan tetesan sesuai target Tetes Per Menit (TPM) melalui antarmuka. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu membaca sisa cairan infus dengan akurasi >95% dan memberikan notifikasi dengan waktu respons <2 detik. Sistem ini efektif dalam meningkatkan efisiensi pemantauan dan mengurangi risiko keterlambatan penanganan pasien di rumah sakit.
Copyrights © 2025