Banyaknya kandungan gizi dan manfaat tanaman Sawi Pakcoy maka tingginya permintaan pasar tidak diimbangi dengan produksi yang dihasilkan dari lahan pertanian masyarakat. Budidaya pakcoy di pekarangan kota dilakukan dalam pot atau polibag karena keterbatasan lahan dan media tanam. Selain itu dapat dilakukan dengan sistem budidaya hidroponik secara organik sebagai salah satu cara yang dapat mendukung pertumbuhan dan peningkatan produksi tanaman sawi huma (Pakcoy). Media yang dapat digunakan pada sistem hidroponik substrat yaitu gambut, serbuk halus kelapa, ampas sagu, serat kayu, rockwool, batu apung, pasir, perlit, vermikulit, poliuretan, dan sekam bakar. Tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaaan berbagai Media tanam agregat terhadap karakteristik agronmi tanaman pakcoy dengan sistem hidroponik dengan menggunakan berbagai media tanam agregat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode rancang acak kelompok dengan lima perlakuan yaitu Media pasir/control (P0), Media cocopeat (P1) Media sekam bakar (P2), Media Ampas sagu (P3), Media serbuk gergaji (P4). setiap perlakuan di ulang sebanyak tiga kali masing masing terdiri dari tiga tanaman sampel, sehingga jumlah percobaan sebanyak empat puluh lima sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanam berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, serta berat basah dan berat kering tanaman. Perlakuan P4 (media serbuk gergaji), Sedangkan media P3 (media ampas sagu) menunjukkan hasil pertumbuhan yang paling rendah.
Copyrights © 2023