Transformasi digital telah mengubah lanskap perilaku konsumen dan menciptakan implikasi yang kompleks terhadap daya beli masyarakatIndonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis evolusi perilakukonsumen di era digital dan mengidentifikasi dampaknya terhadap dayabeli masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatifdengan library research melalui analisis literatur ilmiah dari database akademik terpercaya periode 2021-2025. Hasil penelitian menunjukkanbahwa digitalisasi menciptakan dampak dualistik terhadap daya belimasyarakat. Sisi positif meliputi efisiensi pasar melalui penguranganbiaya transaksi, eliminasi perantara, dan aksesibilitas produk yang lebihluas dengan harga kompetitif. Media sosial dan influencer marketing menjadi determinan utama dalam keputusan pembelian melalui social proof mechanism dan parasocial relationship. Namun, digitalisasi juga menimbulkan dampak negatif berupa peningkatan belanja impulsif, overconsumption, dan digital divide yang menciptakan stratifikasiekonomi baru. Kesenjangan kemampuan digital tidak hanyamempengaruhi akses teknologi tetapi juga peluang ekonomi, menghasilkan distribusi daya beli yang tidak merata. TransformasiUMKM menunjukkan potensi demokratisasi ekonomi digital yang signifikan. Penelitian ini menghasilkan Digital Consumer Empowerment Framework yang menjelaskan paradoks pemberdayaan konsumen dalamkonteks digital economy. Kesimpulan menunjukkan bahwa optimalisasidampak positif digitalisasi terhadap daya beli memerlukan regulasikomprehensif, peningkatan literasi digital, dan strategi inklusi digital yang berkelanjutan untuk meminimalkan kesenjangan dan memaksimalkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Copyrights © 2025