Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Non Performing Financing (NPF) terhadap profitabilitas. Studi ini merupakan kajian empiris yang dilakukan pada perusahaan-perusahaan sub sektor perbankan syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2015 hingga 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup studi kepustakaan dan studi dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Model estimasi regresi yang diterapkan adalah data panel dengan pendekatan common effect. Pemilihan sampel dilakukan secara purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 10 bank umum syariah. Selama masa pengamatan, data penelitian menunjukkan distribusi normal. Berdasarkan hasil uji asumsi klasik data layak untuk dianalisis, penelitian ini dilakukan dengan menerapkan metode analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Assets (ROA), sedangkan Financing to Deposit Ratio (FDR) tidak menunjukkan pengaruh positif maupun signifikan terhadap ROA. Sementara itu, Non Performing Financing (NPF) memberikan pengaruh negatif yang signifikan terhadap ROA. Secara keseluruhan, ketiga variabel independen tersebut mampu menjelaskan profitabilitas (ROA) sebesar 38,5%, dan sisanya sebesar 61,5% dijelaskan oleh variabel lain di luar model.
Copyrights © 2025