Perlambatan ekonomi global dan masalah sektor properti di China, seperti kebangkrutan Evergrande, berdampak pada perekonomian Indonesia, khususnya bidang properti dan real estat yang mengalami tekanan nilai saham namun tetap menarik bagi investor. Penelitian ini menganalisis aspek-aspek yang berdampak pada valuasi perusahaan di sektor tersebut menggunakan rasio Price to Book Value, dengan variabel Return On Asset, Institutional Ownership, Debt to Equity Ratio, dan Public Share Ownership. Penelitian ini mengaplikasikan metodologi kuantitatif melalui metode deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian ini terdiri dari perusahaan properti dan real estate yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2015-2024. Data penelitian diperoleh dari annual report dan dianalisis melalui metode regresi linier berganda. Hasil uji parsial (uji t), Return on Asset dan Debt to Equity Ratio dan Public Share Ownership terbukti mempengaruhi Price to Book Value, sedangkan Institutional Ownership tidak memberikan dampak signifikan. Sementara itu, hasil uji simultan (uji F) menunjukkan bahwa keempat variabel secara bersamaan memberikan kontribusi signifikan terhadap Price to Book.
Copyrights © 2025