Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kapasitas Operasional dan Pertumbuhan Penjualan terhadap Financial Distress. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Analisis data dilakukan dengan menggunakan alat uji E-views versi 12. Populasi penelitian ini adalah perusahaan energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023. Jumlah sampel yang diperoleh dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling adalah 10 perusahaan dengan observasi selama 5 tahun. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan teknik pengumpulan dokumenter yaitu penggunaan data yang berasal dari dokumen yang sudah ada. Metode dokumenter ini dilakukan dengan cara mengumpulkan laporan tahunan, laporan keuangan, dan data lain yang diperlukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kapasitas Operasional dan Pertumbuhan Penjualan tidak berpengaruh secara simultan terhadap Financial Distress, dan secara parsial Kapasitas Operasional dan Pertumbuhan Penjualan tidak berpengaruh terhadap Financial Distress.
Copyrights © 2025