Perkembangan teknologi internet yang pesat menuntut kinerja peramban (browser) yang optimal dalam mendukung aktivitas digital pengguna. Google Chrome dan Mozilla Firefox merupakan dua browser populer yang sering dibandingkan dari sisi performa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kinerja kedua browser dengan menguji lima parameter utama, yaitu kecepatan rendering halaman, konsumsi memori (RAM), penggunaan prosesor (CPU), waktu startup, dan responsivitas saat menjalankan aplikasi berbasis web. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, di mana pengujian dilakukan pada perangkat keras dan perangkat lunak yang sama untuk memperoleh hasil yang konsisten. Data dikumpulkan melalui serangkaian pengujian berulang pada situs statis, dinamis, dan multimedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Google Chrome unggul pada aspek kecepatan rendering dan responsivitas, namun memiliki konsumsi RAM dan CPU yang lebih tinggi. Sementara itu, Mozilla Firefox lebih efisien dalam penggunaan sumber daya sistem meskipun sedikit lebih lambat dalam waktu startup. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur perbandingan kinerja browser sekaligus menjadi dasar bagi pengguna dalam memilih browser sesuai kebutuhan serta masukan bagi pengembang untuk meningkatkan performa produk mereka.
Copyrights © 2025