Usaha sarang burung walet memiliki potensi ekonomi tinggi, namun pengembangannya menghadapi berbagai kendala internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pengembangan usaha sarang burung walet serta merumuskan strategi pengembangannya di Kecamatan Basala, Kabupaten Konawe Selatan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam. Subjek penelitian ini adalah pelaku usaha sarang burung walet setempat. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal pendukung meliputi siklus panen cepat, harga tinggi, dan jaringan pemasaran yang baik, sedangkan kendala internal berupa kurangnya dukungan pemerintah dan penggunaan teknologi manual. Faktor eksternal mencakup tingginya permintaan pasar, namun dihadapkan pada fluktuasi harga dan hama. Strategi pengembangan meliputi diferensiasi produk, peningkatan kualitas melalui sertifikasi (ISO dan HACCP), digitalisasi pemasaran, serta konservasi habitat. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pendekatan agresif terukur dengan orientasi pasar ekspor dapat meningkatkan daya saing. Implikasi dari strategi ini diharapkan menjadikan Kecamatan Basala sebagai sentra produksi sarang walet yang unggul dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025