Budidaya ikan lele skala kecil atau rumahan merupakan kegiatan yang populer untuk dilakukan karena proses pemeliharaannya yang relatif murah serta memiliki potensi keuntungan yang cukup. Namun permasalahan yang sering dihadapi para pembudidaya ikan lele adalah tingginya tingkat kekeruhan air akibat kotoran yang dapat mempengaruhi kesehatan dan pertumbuhan ikan lele. Proses pergantian air yang dilakukan secara manual membutuhkan banyak tenaga dan waktu. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem otomatisasi yang mampu melakukan pergantian air secara efektif dan efesien dengan menerapkan metode Rule Base Expert System. Sistem yang dirancang menggunakan Turbidity Sensor untuk mendeteksi tingkat kekeruhan air dengan menghitung banyaknya partikel di dalam air dengan cahaya dan Ultrasonic Sensor untuk mengukur tinggi permukaan air. Data yang diperoleh dari kedua sensor tersebut nantinya akan dikirim dan diproses oleh microcontroller Arduino Nano, yang kemudian mengendalikan katup Solenoid Valve dan Water Pump menggunakan Relay untuk mengatur pembuangan air kotor dan penambahan air bersih pada kolam ikan lele secara lebih praktis, sehingga mempermudah proses budidaya ikan lele dalam skala kecil atau rumahan.
Copyrights © 2025