Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh extended slippery slope framework terhadap kepatuhan pajak melalui kajian literatur yang mendalam. Extended slippery slope framework mengintegrasikan kekuasaan koersif, kekuasaan legitimasi, serta dua jenis kepercayaan kepercayaan implisit dan berbasis alasan dalam mempengaruhi perilaku wajib pajak. Berdasarkan kajian terhadap 10 penelitian terdahulu, temuan menunjukkan bahwa kekuasaan koersif berpengaruh signifikan dalam mendorong kepatuhan pajak dalam jangka pendek, namun dapat menurunkan hubungan jangka panjang antara otoritas pajak dan wajib pajak. Di sisi lain, kekuasaan legitimasi yang berfokus pada keadilan dan kewajaran kebijakan lebih efektif untuk membangun kepatuhan dalam jangka panjang. Kepercayaan implisit terbukti lebih kuat dalam mendorong kepatuhan dibandingkan kepercayaan berbasis alasan, karena terbentuk melalui hubungan yang tidak didasari pertimbangan rasional. Namun, kepercayaan berbasis alasan tetap memiliki peran penting dalam membangun legitimasi kebijakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan perpajakan yang efektif harus menggabungkan kedua jenis kekuasaan dengan pendekatan berbasis kepercayaan untuk mencapai kepatuhan pajak yang berkelanjutan dan efektif.
Copyrights © 2025