Transformasi digital mendorong bisnis di berbagai skala untuk mengadopsi sistem guna meningkatkan efisiensi operasional. Bagi bisnis ritel yang umumnya memiliki proses bisnis beragam namun tidak terlalu kompleks, custom Enterprise Resource Planning (ERP) menjadi pilihan strategis. Namun, keberhasilan implementasi custom ERP sangat bergantung pada kesiapan dan penerimaan pengguna. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengukur tingkat kesiapan teknologi yaitu Technology Readiness (TR) dan penerimaan pengguna menggunakan kerangka Technology Readiness and Acceptance Model (TRAM) terhadap sistem custom ERP pada bisnis ritel Oleh-Oleh di Pekanbaru. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa kesiapan teknologi berpengaruh positif terhadap persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan, tetapi tidak secara langsung memengaruhi niat adopsi sistem. Sebaliknya, persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan terbukti memiliki peran penting dalam meningkatkan niat adopsi. Temuan ini menegaskan bahwa upaya peningkatan kesiapan teknologi harus diimbangi dengan sosialisasi manfaat dan kemudahan penggunaan. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu lini bisnis ini memaksimalkan potensi ERP kustom untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional.
Copyrights © 2025