Thalassemia mayor adalah penyakit genetik kronis yang memaksa pasien menjalani transfusi darah secara rutin seumur hidup. Transfusi yang berulang menyebabkan akumulasi zat besi dalam tubuh, sehingga terapi kelasi besi menjadi langkah penting untuk mencegah kerusakan organ dan komplikasi serius. Kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan ini menjadi kunci keberhasilan terapi, tetapi masih sering menghadapi berbagai hambatan, baik dari faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku penggunaan obat kelasi besi pada pasien thalassemia mayor dengan menggunakan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB). Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross sectional dengan sampel 30 pasien thalassemia mayor di RSUD Ulin Banjarmasin, yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara sikap pasien (p=0,001), norma subjektif (p=0,003), dan kontrol perilaku (p=0,001) dengan tingkat kepatuhan dalam menggunakan obat kelasi besi. Sebanyak 70% responden menunjukkan perilaku baik. Temuan ini menegaskan bahwa sikap positif terhadap pengobatan, dukungan sosial yang kuat, serta kemampuan mengendalikan diri secara efektif menjadi faktor utama yang mendorong kepatuhan pasien thalassemia mayor dalam menjalani terapi kelasi besi, sehingga meningkatkan kualitas hidup mereka.
Copyrights © 2025