Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fasilitas kerja dan insentif terhadap kinerja pegawai pada Markas Unit Palang Merah Indonesia Kabupaten Soppeng. Kinerja merupakan pencapaian hasil dari kegiatan individu maupun tim yang berdampak langsung dan tidak langsung terhadap keberlangsungan dan kestabilan organisasi. Fasilitas kerja yang memadai dianggap penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif, meningkatkan efisiensi, dan mendorong produktivitas kerja. Sementara itu, insentif didefinisikan sebagai kompensasi tambahan yang penting untuk memicu motivasi, semangat kerja, dan komitmen pegawai untuk mencapai kinerja optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif, dan berlokasi di Markas Unit PMI Kabupaten Soppeng. Sampel dalam penelitian ini berjumalh 53 orang yang ditentukan dengan teknik qouta sampling dan purposive sampling. Data yang digunakan adalah data primer yang dikumpulkan menggunakan angket yang kemudian dianalisis dengan beberapa rangkain uji statistik yakni uji instrumen, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis dibantu oleh alat uji statistik yakni SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh positif fasilitas kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 dan nilai koefisien regresi sebesar 0.109, sedangkan untuk variabel insentif juga berpengaruh positif dengan nilai signifikansi 0.002, dan nilai koefisien regresi 0.494. Nilai koefisien determinasi yang didapatkan adalah sebesar 0.818 menunjukkan bahwa kemampuan variabel independen untuk menjelaskan variabel dependen adalah sebesar 81.8%. Hasil penelitian ini memiliki kontribusi untuk memperkuat bukti empiris yang menyatakan bahwa fasilitas kerja, dan insentif berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai.
Copyrights © 2025