Kemajuan teknologi informasi memberikan peluang besar bagi dunia pendidikan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan data dan proses administrasi. Namun, di MTsN 3 Tanjung Jabung Timur proses pencatatan pelanggaran siswa belum terdigitalisasi, sehingga menimbulkan sejumlah kendala seperti keterlambatan pelaporan, potensi kesalahan pencatatan, kesulitan dalam pencarian data, serta terbatasnya akses informasi bagi pihak terkait. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi monitoring poin pelanggaran siswa berbasis web yang dapat mendukung proses pencatatan, pengelolaan, dan pelaporan secara lebih akurat dan transparan. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Waterfall, yang terdiri dari tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan verifikasi. Sistem dibangun menggunakan framework CodeIgniter dan diuji melalui Black Box Testing untuk memverifikasi fungsionalitas sistem serta User Acceptance Testing (UAT) untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem informasi monitoring poin pelanggaran siswa memperoleh hasil yang sangat baik pada seluruh variabel, dengan fungsionalitas 98,33%, kinerja 90%, antarmuka 93,33%, efisiensi 100%, dan keamanan 100%. Secara keseluruhan, seluruh variabel memperoleh nilai di atas 90%, sehingga sistem dinyatakan layak, memenuhi harapan pengguna, dan diterima dengan sangat baik oleh penggunanya.
Copyrights © 2025