Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio keuangan yang meliputi rasio likuiditas (Current Ratio), rasio solvabilitas (Debt to Equity Ratio), dan rasio aktivitas (Total Asset Turn Over) terhadap Price Earning Ratio (PER) pada perusahaan sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2017–2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian terdiri dari 14 perusahaan yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan melalui situs resmi BEI. Teknik analisis data yang digunakan mencakup statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linier berganda untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen, yaitu Current Ratio, Debt to Equity Ratio, dan Total Asset Turn Over tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Price Earning Ratio secara parsial. Temuan ini menunjukkan bahwa PER perusahaan makanan dan minuman tidak secara langsung dipengaruhi oleh rasio-rasio keuangan tersebut, sehingga investor perlu mempertimbangkan variabel lain seperti profitabilitas atau nilai pasar dalam pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur keuangan serta menjadi referensi bagi investor dalam menganalisis fundamental perusahaan.
Copyrights © 2023