Tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor di Indonesia menunjukkan perlunya pelatihan mengemudi yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan mengemudi sepeda motor dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan model evaluasi Kirkpatrick, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan meningkatkan kompetensi peserta dalam aspek pengetahuan, keterampilan teknis, dan sikap keselamatan, dengan penurunan angka pelanggaran sebesar 40% dalam tiga bulan pasca-pelatihan. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan praktik lapangan dan kurangnya pemantauan pasca-pelatihan. Kesimpulan penelitian ini menekankan perlunya peningkatan metode pelatihan, pemanfaatan teknologi dalam evaluasi peserta, serta penguatan regulasi dan sistem pemantauan berkala untuk mendukung perubahan perilaku berkendara secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025