Sistem absensi manual yang masih banyak digunakan di lingkungan sekolah sering menimbulkan permasalahan, seperti ketidakefisienan proses pencatatan, potensi kecurangan kehadiran, dan keterlambatan penyampaian informasi kepada pihak sekolah maupun orang tua. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem absensi digital berbasis arsitektur microservice dengan mengintegrasikan teknologi pengenalan wajah (face recognition) untuk absensi harian, pemindaian kode respons cepat (quick response code) untuk absensi per mata pelajaran, serta pengiriman notifikasi otomatis melalui WhatsAppApplication Programming Interface (API). Sistem dikembangkan menggunakan metode Waterfall melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Pengujian dilakukan secara langsung dengan fokus pada pengujian fungsional terhadap fitur utama yang telah dirancang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur dapat berjalan dengan baik sesuai kebutuhan pengguna, membantu proses verifikasi kehadiran menjadi lebih cepat dan akurat, serta mempercepat penyampaian informasi ketidakhadiran kepada orang tua. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi arsitektur microservice efektif dalam meningkatkan kualitas sistem absensi sekolah dan memiliki prospek untuk pengembangan lebih lanjut.
Copyrights © 2025