Indonesia memiliki angka Anak Tidak Sekolah (ATS) yang masih tinggi hingga sekarang, walaupun sudah diterapkan banyak kebijakan untuk menangani kasus ini, tetapi belum bisa mengurangi angka anak tidak sekolah secara segnifikan dan konsisten karna masih adanya kemungkinan terhadap kembali meningkatnya angka-angka tersebut jika tidak ditangani serius. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk dapat menganalisis dan mengeksplorasi faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi angka anak tidak sekolah yang berfokus pada penempatan daerah tempat tinggal dan dikategorikan menurut jenjang pendidikannya dari lima tahun terakhir, serta agar bisa memberikan rekomendasi perbaikan yang dapat diimplemantasikan untuk kedepannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan melakukan pengumpulan data skunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), serta menggunakan Microsoft Power BI dalam mempermudah proses visualisasi data pada tiga grafik berbeda, yaitu grafik kolom yang menunjukkan perubahan per tahun dari data anak tidak sekolah, grafik lingkaran untuk menyatakan daerah tempat tinggal dengan angka anak tidak sekolah tertinggi, dan grafik batang digunakan sebagai visualisasi dari jenjang pendidikan dengan angka anak tidak sekolah tertinggi.
Copyrights © 2025