Tata kelola teknologi informasi sangat penting untuk memastikan bahwa pelayanan sistem informasi perpustakaan di SMAN2 Tembilahan beroprasi dengan sangat baik dan memberikan dukungan serta pelayanan yang optimal kepada penggunanya secara berkelanjutan. Audit sistem informasi yang dilakukan bertujuan untuk mengevaluasi tingkat dukungan dan layanan IT, terutama dalam konteks sistem informasi perpustakaan. Cobit di gunakan sebagai alat bantu dalam Audit, khususnya dalam domain deliver dan support yang fokus tingkat layanan, keamanan sistem, dan menejemen masalah.Hasil Audit menujukkan bahwa rata-rata skor kematangan (Maturity score) sistem informasi perpustakaan di SMAN2 Tembilahan adalah 3.24. Skor ini di pecahkan menjadi DS 01:2.7, DS 02:2.8, DS 03:3.6, DS 04:3.69, DS 05:3.76, dan DS 06:3.89. Analisis gap rata-rata adalah 0.76 dari nilai ideal 4, dengan detail DS 01:1.30, DS 02:1,20, DS 03:1.40, DS 04:0.31, DS 05:0.24, dan DS 06:0.11. Secara keseluruhan, Hasil ini menunjukkan bahwa skor yang di capai masih berada di level 3 atau di sebut sebagai level defined.Proses ini menunjukkan bahwa SMAN2 Tembilahan sedang dalam tahap pengembangan yang memenuhi standar, dengan dokumentasi yang baik terkait pengembangan produk baru, aturan yang jelas, tanggung jawab yang terdefinisi, integrasi produk yang efektif, menejemen biaya, dan kemajuan dalam proses yang dapat di pertanggung jawabkan.
Copyrights © 2024