Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan dan hambatan pelaksanaan pembinaan teritorial terbatas dalam upaya pencegahan disintegrasi bangsa melalui metode komunikasi sosial di Divif 3 Kostrad. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan melakukan pengamatan terhadap fenomena serta hubungan-hubungannya dalam memperoleh pemahaman mendalam yang bersifat umum, fleksibel, dan dinamis. Pengumpulan data melalui metode wawancara pada personil TNI dan masyarakat, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan adanya peran yang sangat efektif dan efisien baik kehadiran satuan Divif 3 Kostrad beserta satuan jajarannya dalam upaya pencegahan disintegrasi bangsa melalui komunikasi sosial dengan melaksanakan program pembinaan teritorial, seperti pendidikan multikultural, dialog dan diskusi antar kelompok, kampanye kesadaran dan advokasi, promosi media, dan penguatan kelembagaan sosial. Adapun hambatan dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan terdiri dari hambatan internal dan eksternal. Hambatan internal yaitu SDM, sarana prasarana, dana, dan waktu. Sedangkan hambatan eksternal meliputi faktor geografi, demografi, kondisi sosial, SDA, dan perkembangan IPTEK.
Copyrights © 2024