Penggunaan Media Komunikasi dalam meningkatkan literasi media digital pada remaja di Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui Penggunaan media komunikasi dalam meningkatkan literasi digital pada remaja dan untuk mengetahui faktor apa saja yang menghambat dan pendukung penggunaan media komunikasi untuk meningkatkan literasi digital pada remaja. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang ada didapatkan dari hasil wawancara, pengamatan, observasi, dokumentasi, foto dan telaah pustaka kemudian dianalisis menggunakan teknik condensation, display dan conclusion drawing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media komunikasi dalam meningkatkan literasi media digital pada remaja di Kecamatan Tanralili, bahwa remaja menggunakan sosial media untuk berdagang online, digunakan untuk menyalurkan hobi, sosialisasi online, belajar online dan menambah wawasan, berintraksi dengan banyak kalangan, update dalam mendapat informasi, komunikasi lancar tanpa hambatan, hiburan mencari pasangan, faktor penghambat yang dirasakan adalah penyebaran jaringan yang tidak merata di setiap desa, kurangnya konrol diri saat menggunakan media sosial, selalu muncul bentuk kejahatan baru di sosial media, cyberbullying di media sosial sudah menjadi hal umum faktor pendukungnya yang dirasakan remaja adalah remaja sadar banyak berita hoax di sosial media, remaja paham pentingnya menjaga privasi dalam bermedia sosial, paham penggunaan sosial media dan gadget.
Copyrights © 2024