Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji strategi yang digunakan guru SMA Negeri 7 Enrekang untuk meningkatkan keterlibatan siswa serta berbagai faktor yang berpengaruh di dalamnya. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan melakukan wawancara kepada sejumlah informan. Informan terdiri dari kepala sekolah, guru, maupun siswa. Temuan penelitian menunjukkan 1) keterbukaan, aktif mendengarkan dan keterlibatan aktif para siswa, 2) kesesuaian dengan konteks, ketepatan dan kepatuhan terhadap etika, dan 3) empati, feedback, dan tujuan yang jelas menjadi pendekatan interpersonal yang dilakukan oleh guru di SMA Negeri 7 Enrekang. Faktor-faktor yang mendukung pelaksanaan strategi komunikasi interpersonal yang diterapkan di SMA Negeri 7 Enrekang adalah 1) Ikatan emosional karena latar belakang guru dan siswa yang sama (suku, bahasa lokasi tempat tinggal, latar budaya), 2) Masih kuatnya niai-nilai kearifan lokal menghargai dan menghormati masyarakat Enrekang yang diteruskan pada siswa, 3) Leadership atau kepemimpinan kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan para guru (pengajar, pendidik, motivator dan fasilitator), 4) kegiatan intrasekolah dan ekstrakokurikuler siswa. Faktor-faktor yang menghambat adalah 1) konsep diri siswa sendiri yang masih cenderung tertutup atau introvert seperti malu, cemas, gugup, dan tidak terbuka, 2) faktor ‘mood’ baik dari guru maupun siswa, 3) pengaruh gadget atau handphone, 3) siswa yang tidak tartarik dengan kegiatan internal dan ekstrakokurikuler siswa.
Copyrights © 2024