Industri event organizer di Indonesia menghadapi dinamika yang kompleks, terutama dalam hal membangun serta mempertahankan kepercayaan pelanggan di tengah kompetisi yang semakin ketat dan perubahan pola komunikasi di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Satoe Communication dalam upayanya memperoleh dan menjaga kepercayaan pelanggan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengandalkan data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pihak manajemen, observasi langsung terhadap praktik komunikasi yang dilakukan, serta dokumentasi aktivitas perusahaan, yang kemudian dipadukan dengan data sekunder berupa literatur akademik, jurnal ilmiah, dan dokumen pendukung lainnya. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles & Huberman (1994) yang melibatkan tahapan reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Satoe Communication menekankan keterbukaan informasi, konsistensi penyampaian pesan, serta pendekatan interpersonal yang humanis untuk membangun kepercayaan dan loyalitas. Komunikasi tatap muka digunakan untuk memperkuat hubungan emosional dengan klien, sementara media digital berperan penting dalam memperluas jangkauan dan menjaga citra profesional perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang terstruktur mampu meningkatkan kredibilitas dan membentuk relasi jangka panjang dengan pelanggan. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian komunikasi pemasaran dalam industri kreatif, sedangkan secara praktis, hasilnya dapat dijadikan acuan oleh praktisi event organizer dalam merumuskan strategi komunikasi yang lebih efektif.
Copyrights © 2025