Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna motivasi dalam meningkatkan loyalitas karyawan dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, yang berfokus pada pengalaman subjektif karyawan dalam memahami dorongan dan alasan mereka untuk tetap setia pada organisasi. Motivasi dipandang sebagai faktor krusial yang dapat memengaruhi sikap, perilaku, dan keterikatan emosional karyawan terhadap tempat kerja, sehingga loyalitas tidak hanya tercermin dalam kehadiran fisik, tetapi juga dalam komitmen jangka panjang, dedikasi, serta kontribusi nyata terhadap pencapaian visi perusahaan. Melalui wawancara mendalam dengan sejumlah karyawan dari berbagai latar belakang, penelitian ini menemukan bahwa motivasi terbentuk dari tiga makna utama, yaitu motivasi intrinsik yang berasal dari kepuasan batin dan aktualisasi diri, motivasi ekstrinsik yang terkait dengan penghargaan finansial, pengakuan, dan keamanan kerja, serta motivasi transendental yang mengacu pada nilai moral, spiritualitas, dan makna kebermanfaatan dalam bekerja. Ketiga makna tersebut saling berinteraksi dan memperkuat satu sama lain dalam menciptakan kesadaran karyawan bahwa loyalitas bukan sekadar kewajiban, tetapi juga merupakan pilihan sadar yang dilandasi nilai personal dan sosial. Hasil penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen organisasi untuk merancang strategi pengelolaan sumber daya manusia yang lebih holistik, dengan memperhatikan aspek kebutuhan psikologis, kesejahteraan material, serta pemaknaan nilai dalam bekerja. Dengan demikian, motivasi yang dipahami secara mendalam dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun loyalitas karyawan yang berkelanjutan
Copyrights © 2025