Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi praktik manajemen berbasis kearifan lokal dalam organisasi tradisional dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena bahwa banyak organisasi tradisional masih bertahan dan berkembang karena menginternalisasi nilai-nilai kearifan lokal dalam tata kelola, kepemimpinan, serta pengambilan keputusan. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini berupaya menggali makna, praktik, dan dinamika manajerial yang muncul dalam konteks budaya setempat, melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen organisasi. Data dianalisis menggunakan teknik tematik untuk menemukan pola-pola interaksi dan prinsip manajemen yang terintegrasi dalam struktur sosial maupun nilai budaya organisasi. Hasil eksplorasi menunjukkan bahwa praktik manajemen berbasis kearifan lokal ditandai oleh prinsip musyawarah, gotong royong, kepemimpinan kolektif, serta orientasi pada keseimbangan antara kepentingan individu dan komunitas. Nilai-nilai tersebut bukan hanya memperkuat identitas organisasi tradisional, tetapi juga menjadi strategi adaptasi dalam menghadapi tantangan modernitas dan perubahan lingkungan eksternal. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperluas perspektif manajemen berbasis budaya lokal serta kontribusi praktis sebagai acuan pengembangan model manajemen organisasi yang lebih berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menginspirasi penguatan nilai-nilai lokal dalam pengelolaan organisasi modern, sehingga kearifan lokal tidak hanya dipandang sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai sumber inovasi dalam praktik manajemen kontemporer.
Copyrights © 2025