Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran inovasi dan strategi pengelolaan berbasis komunitas dalam meningkatkan kemandirian ekonomi lokal di era digital. Latar belakang penelitian ini didasari oleh adanya perubahan struktur ekonomi masyarakat pedesaan yang semakin dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi, sehingga menuntut adanya transformasi model bisnis yang lebih adaptif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali pengalaman masyarakat, pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), serta aparat desa dalam mengelola potensi lokal agar memiliki daya saing yang berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi kreatif berbasis desa dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain dukungan kelembagaan, kolaborasi antaraktor, serta akses teknologi digital yang memungkinkan perluasan jaringan pemasaran produk lokal. Selain itu, keterlibatan masyarakat secara partisipatif dalam perencanaan dan pelaksanaan program terbukti mampu memperkuat rasa memiliki sekaligus meningkatkan keberlanjutan kegiatan ekonomi desa. Penelitian ini juga menemukan bahwa optimalisasi dana desa dapat diarahkan pada pengembangan kapasitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur digital, serta penciptaan ekosistem usaha kreatif yang inklusif. Dengan demikian, penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pemerintah desa dan pemangku kepentingan lainnya dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi berbasis masyarakat yang tidak hanya mengedepankan pertumbuhan, tetapi juga kemandirian dan keberlanjutan.
Copyrights © 2025