Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pengelolaan dana desa dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa. Dana desa merupakan instrumen penting dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal, sehingga diperlukan strategi pengelolaan yang tepat, transparan, dan berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana pemerintah desa mengalokasikan, mengelola, serta memanfaatkan dana desa untuk menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang mampu memperkuat daya saing UMKM desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana desa yang berbasis partisipasi masyarakat, inovasi program, serta sinergi dengan stakeholder lokal mampu meningkatkan produktivitas dan kemandirian ekonomi desa. Selain itu, dana desa terbukti dapat menjadi stimulus dalam pembiayaan kegiatan usaha kreatif, pelatihan kewirausahaan, serta pengembangan infrastruktur pendukung UMKM, seperti akses pasar digital dan sarana produksi. Namun demikian, masih ditemukan kendala berupa rendahnya kapasitas manajerial aparatur desa, keterbatasan literasi keuangan masyarakat, dan kurang optimalnya monitoring evaluasi yang menghambat keberlanjutan program. Oleh karena itu, diperlukan model pengelolaan dana desa yang adaptif, berbasis kolaborasi, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat agar UMKM desa dapat tumbuh secara berkesinambungan dan menjadi pilar pembangunan ekonomi lokal.
Copyrights © 2025