Transformasi ekonomi desa merupakan salah satu strategi penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui pemanfaatan dana desa yang dialokasikan oleh pemerintah. Dana desa tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga diarahkan untuk mendukung sektor ekonomi kreatif sebagai penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan. Sektor ekonomi kreatif dipandang mampu mendorong kemandirian desa karena melibatkan potensi sumber daya manusia, kearifan lokal, serta inovasi masyarakat dalam menciptakan produk dan jasa bernilai tambah tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemanfaatan dana desa dapat mengakselerasi transformasi ekonomi desa melalui pengembangan ekonomi kreatif, khususnya dalam aspek pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas usaha mikro kecil menengah (UMKM), dan penguatan kelembagaan ekonomi desa. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa dana desa berkontribusi signifikan terhadap terciptanya lapangan kerja baru, peningkatan pendapatan masyarakat, serta penguatan daya saing produk lokal. Selain itu, pemanfaatan dana desa pada sektor ekonomi kreatif juga mampu memperluas akses pasar melalui pemanfaatan teknologi digital dan jaringan kemitraan. Namun demikian, tantangan masih ditemui, terutama terkait rendahnya kapasitas manajerial pelaku usaha, keterbatasan inovasi, serta ketergantungan pada dukungan pemerintah. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan melalui pelatihan berkelanjutan, pendampingan usaha, serta integrasi kebijakan pemerintah desa dengan program pemberdayaan masyarakat. Kesimpulannya, pemanfaatan dana desa pada sektor ekonomi kreatif menjadi katalis penting dalam mewujudkan transformasi ekonomi desa yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025