Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna tanggung jawab sosial dalam laporan akuntansi sebagai salah satu wujud akuntabilitas perusahaan terhadap para pemangku kepentingan. Dalam konteks bisnis modern, akuntansi tidak lagi hanya dipahami sebagai alat pencatatan transaksi keuangan, tetapi juga sebagai instrumen komunikasi yang mampu mencerminkan kepedulian perusahaan terhadap aspek sosial, lingkungan, dan keberlanjutan. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis dokumen, penelitian ini menyoroti bagaimana praktik pelaporan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) diintegrasikan ke dalam laporan akuntansi untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kinerja organisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa laporan akuntansi yang memuat informasi sosial tidak hanya meningkatkan transparansi, tetapi juga memperkuat legitimasi perusahaan di mata publik serta membangun kepercayaan jangka panjang. Selain itu, ditemukan bahwa perusahaan yang konsisten mengungkapkan tanggung jawab sosial dalam laporan akuntansi memiliki daya saing lebih tinggi karena mampu menunjukkan nilai tambah non-finansial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini juga menegaskan bahwa makna tanggung jawab sosial dalam laporan akuntansi bukan hanya sekadar kewajiban formal, melainkan refleksi etika bisnis yang menempatkan keberlanjutan dan kesejahteraan bersama sebagai prioritas. Dengan demikian, laporan akuntansi yang memasukkan aspek sosial dapat dipandang sebagai instrumen strategis dalam mencapai keseimbangan antara kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025