Dalam menghadapi persaingan industri pernikahan yang semakin kompetitif, Tinara Bridal Boutique membutuhkan strategi desain ruang yang mampu meningkatkan daya tarik visual sekaligus memperkuat citra merek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengimplementasikan pendekatan warna dalam re-desain interior butik sebagai media komunikasi visual yang mendalam. Metode yang digunakan adalah design thinking yang terdiri dari lima tahap, yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Melalui analisis data lapangan, observasi, dan pengujian desain, ditemukan bahwa pemilihan warna seperti ivory, putih, pink pastel, dan abu-abu mampu menciptakan suasana yang tenang, elegan dan emosional. Implementasi konsep “Avorio Blossom” juga diwujudkan melalui kombinasi layout opsen space, pencahayaan alami, serta elemen dekoratif floral yang mendukung pengalaman emosional pengguna. Hasil akhir desain tidak hanya memenuhi fungsi estetika, tetapi juga membangun kedekatan emosional antara pengguna dan brand, menjadikan ruang butik sebagai bagian dari perjalanan emosional calon pengantin. Dengan demikian, pendekatan warna dalam desain interior terbukti efektif dalam meningkatkan persepsi dan keterikatan pengguna terhadap merek Tinara Bridal Boutique.Kata Kunci: Desain interior; pendekatan warna; citra merek; butik pernikahan
Copyrights © 2025