Penentuan biaya garansi sangat penting bagi perusahaan. Berapa biaya garansi yang tepat akan ditambahkan pada harga penjualan suatu produk. Biaya garansi yang terlampau kecil dapat merugikan perusahaan/produsen. Sebaliknya biaya garansi terlalu tinggi dapat merugikan konsumen. Pemberian garansi dapat meningkatkan rasa aman konsumen terhadap mutu produk. Garansi merupakan kesepakatan kontraktual antara produsen dan konsumen, dimana produsen bersedia melakukan perbaikan atau penggantian terhadap produk yang mengalami kerusakan selama periode garansi yang telah ditentukan. Dengan demikian, untuk menentukan biaya garansi diperlukan keterkaitan antara kerusakan dengan biaya perbaikan/penggantian. Pendekatan kerusakan dalam model dilakukan dengan melihat umur dan pemakaian produk, dimana kerusakan diasumsikan berdistribusi Weibull. Penelitian ini menghasilkan formulasi ekspetasi biaya garansi dua dimensi. Selain itu diperoleh hubungan besarnya ekspetasi biaya garansi produk sebanding dengan peningkatan umur dan pemakaian dari produk.
Copyrights © 2017