Artikel ini membahas mengenai pengaruh kolonialisme terhadap kebiasaan mandi menggunakan sabun masyarakat Hindia Belanda. Pada masa kolonial, gagasan superioritas Eropa yang dibawa oleh Inggris dan Belanda mempengaruhi banyak aspek kehidupan sehari-hari, termasuk mandi. Mandi menggunakan air saja menjadi budaya masyarakat Hindia Belanda. Kebiasaan mandi masyarakat Eropa yang awalnya dianggap tidak perlu dan bahkan berbahaya bagi kesehatan, mulai diperkenalkan di Hindia Belanda melalui interaksi dengan para kolonial. Orang Eropa dan blasteran yang tinggal di Hindia Belanda biasanya mandi di ruang tertutup dengan menggunakan sabun, sementara masyarakat pribumi mandi di sungai terbuka tanpa sabun. Seiring berjalannya waktu, kebiasaan menggunakan sabun mulai menyebar dikalangan masyarakat Hindia Belanda, terutama setelah didirikannya pabrik sabun unilever pada tahun 1930. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana pengaruh kolonialisme terhadap praktik keseharian masayarakat Hindia Belanda.
Copyrights © 2023