Latar Belakang: Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik > 140 mmHg dan tekanan darah diastolik > 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada lansia penderita hipertensi Di Dusun Kraguman Jogonalan Klaten. Metode: Desain penelitian analitik deskriptif melalui pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah 35 responden dengan metode Total Sampling. pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner Morisky Medication Adhrence Scale-8, kuisioner pengetahuan, kuisioner dukungan keluarga, kuisioner motivasi, kuisioner peran tenaga kesehatan. Hasil Penelitian : faktop jenis kelamin (p value 0.262), pendidikan (p value 0.526), pekerjaan (p value 0.400) dan lama menderita hipertensi (p value 0.631), pengetahuan (p value 0.000), dukungan keluarga (p value 0.000), motivasi (p value 0.000) dan peran tenaga kesehatan (p value 0.000). Kesimpulan : Didapatkan faktor yang tidak berhubungan (jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan dan lama menderita hipertensi) dan faktor yang berhubungan (pengetahuan, dukungan keluarga, motivasi dan peran tenaga kesehatan) terhadap kepatuhan minum obat. Saran : Penderita hipertensi diharapkan selalu teratur melakukan kontrol tekanan darah sesuai anjuran dokter dan menjalankan pola hidup yang sehat seperti mematuhi diet hipertensi sehingga dapat meminimalisir komplikasi yang dapat terjadi. Kata Kunci: Kepatuhan, Minum Obat, Hipertensi
Copyrights © 2025