Latar Belakang: Kanker payudara merupakan kasus tertinggi dunia dan mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pandemi COVID-19 ini pasien kanker payudara tetap menjalani kemoterapi sehingga merasakan dan mengalami sebuah pengalaman yang berbeda antara satu dengan yang lainnya yaitu perasaan ketidakpastian kapan berakhirnya COVID-19, khawatir jika terinfeksi virus corona, kecemasan ketika menjalani kemoterapi selama COVID-19 di Rumah Sakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi selama pandemi COVID-19. Metode: Penelitian ini adalah kualitatif dengan desain fenomenologi deskriptif. Jumlah partisipan yang digunakan sebanyak 6 partisipan dengan metode purposive sampling dan analisis data Grounded Theory. Instrumen pengumpulan data wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian: Ditemukan sebanyak 8 tema yaitu tanda dan gejala kanker payudara, pemeriksaan dan pengobatan yang dilakukan terkait kanker payudara, perasaan negatif saat pertama kali terdiagnosa, respon diri menerima penyakit dan pengobatan, dukungan orang terdekat untuk sembuh, efek samping kemoterapi, harapan pasien kanker payudara saat menjalani kemoterapi selama pandemi COVID-19, perasaan positif saat menjalani kemoterapi selama pandemi COVID-19. Kesimpulan: Pengobatan, efek kemoterapi, dampak psikologis dan kesehatan pasien kanker payudaa yang menjalani kemoterapi selama pandemi COVID-19. Saran: Diharapkan penelitian selanjutnya menggali lebih dalam terkait dukungan diri sendiri ketika menjalani kemoterapi yang dapat memotivasi kepada penyintas kanker lainnya.
Copyrights © 2025