Penelitian ini menganalisis dampak perubahan iklim terhadap usaha tani padi serta strategi adaptasi yang diterapkan petani di Desa Kabalan dan Desa Sumberwangi, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Metode Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui survei dan kuesioner terstruktur kepada petani padi sebagai responden. Hasil menunjukkan bahwa petani di Desa Kabalan lebih rentan terhadap banjir karena lokasinya rendah dan dekat sungai, strategi adaptasinya yaitu dengan pembangunan saluran drainase, peninggian pematang sawah, dan penyesuaian waktu tanam. sedangkan petani di Desa Sumberwangi lebih terdampak kekeringan akibat keterbatasan air. Strategi adaptasinya meliputi penggunaan varietas tahan kekeringan, penyesuaian waktu tanam, penampungan air hujan, pemanfaatan pupuk organik dan pestisida alami, serta pembangunan saluran drainase. Persepsi dan respons adaptasi dipengaruhi faktor usia, tingkat pendidikan, dan pengalaman bertani. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas petani melalui akses informasi iklim, teknologi adaptif, serta dukungan kelembagaan untuk menjaga keberlanjutan pertanian.
Copyrights © 2025