JIKMA
Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan Manado

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEAKTIFAN LANSIA MENGIKUTI POSYANDU LANSIA DI DESA MANEMBO KECAMATAN PASSI TIMUR BOLAANG MONGONDOW

Ni Wayan Sudarmi, Juningsih Mustika Ratu, (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 May 2022

Abstract

Callyspongia aerizusa has several compounds with high activity and has a porous body surface structure so that it is included in the phylum porifera. Callyspongia aerizusa produces secondary metabolites in the form of steroids, flavonoids and terpenoids which may be used as raw materials for drugs in the future. This study aims to determine the antibacterial activity of the extract and fraction of Sponge Callyspongia aerizusa obtained from the waters of Manado Tua Island against Escherichia coli and Staphylococcus aureus. Samples were extracted by maceration method using ethanol and fractionated using methanol, chloroform and n-hexane as solvents. Testing of antibacterial activity was carried out using the disc diffusion agar method by Kirby and Bauer with slight modifications. The results showed that the sponge Callyspongia aerizusa had strong and moderate inhibition against the antibacterial activity of Escherichia coli and Staphylococcus aureus with an average of 8.99 mm; 9.68 mm; 10.19 mm; 13.50 mm in Escherichia coli and 6.88 mm; 6.52 mm; 8.74 mm; 6,67 mm in Staphylococcus aureus bacteria. Keywords: Callyspongia aerizusa, Antibacterial, Escherichia coli, Staphylococcus aureus. ABSTRAK Callyspongia aerizusa memiliki beberapa senyawa dengan aktivitas tinggi dan memiliki struktur permukaan tubuh yang berpori-pori sehingga dimasukkan kedalam filum porifera. Callyspongia aerizusa menghasilkan metabolit sekunder berupa steroid, flavonoid dan terpenoid yang mungkin kedepannya dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya aktivitas antibakteri dari ekstrak dan fraksi Spons Callyspongia aerizusa yang diperoleh dari perairan Pulau Manado Tua terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Sampel diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol dan difraksinasi menggunakan pelarut metanol, kloroform dan n- heksan. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode disc diffusion agar oleh Kirby dan Bauer dengan sedikit modifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Spons Callyspongia aerizusa memiliki daya hambat kuat dan sedang terhadap aktivitas antibakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus dengan rata-rata 8,99 mm; 9,68 mm; 10,19 mm; 13,50 mm pada Escherichia coli dan 6,88 mm; 6,52 mm; 8,74 mm; 6,67 mm pada bakteri Staphylococcus aureus. Kata Kunci : Callyspongia aerizusa, Antibakteri, Escherichia coli, Staphylococcus aureus. Download Full File Disini

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jikma

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Veterinary

Description

Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKMA) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan artikel-artikel hasil penelitian, kajian teoritis, dan tinjauan pustaka dalam bidang kesehatan. Fokus dan ruang lingkup JIKMA meliputi berbagai disiplin ilmu kesehatan seperti kesehatan masyarakat, keperawatan, kebidanan, ...